Usia Muda Rambut Ubanan? Atasi dengan Cara ini!

By On Januari 18, 2020

Kecantikan – Rambut ibarat sebuah mahkota yang harus di jaga. Munculnya uban atau rambut yang berwarna putih terkadang bisa muncul kapan saja.

Memang munculnya rambut berwarna putih atau uban identik dengan usia tua dan itu adalah sebuah proses alamiah yang pasti akan muncul jika usia kita memasuki masa senja. 

Lalu apa jadinya jika uban sudah muncul padahal usia kita masih muda! lah tentu repot dan bikin minder bukan?

Hal semacam itu merupakan gejala abnormal yang tidak semua orang akan mengalaminya, hal ini sering disebut juga dengan premature graying.


Apa itu Premature Graying? Ups dalam kesempatan lain akan kami jelaskan, pada pembahasan kali ini kami akan fokuskan bagaimana cara mengatasi rambut ubanan di usia muda!

Mengapa Uban bisa muncul padahal Usia Muda?

Secara Ilmiah, uban muncul karena berkurangnya kandungan enzim katalase pada rambut sehingga hidrogen peroksida tidak mampu menghasilkan air dan juga oksigen pada rambut. Hal ini menyebabkan rambut mengalami depigmentasi, dan warnanya berubah menjadi putih. 

Banyak faktor yang menyebabkan rambut menjadi berwarna putih, faktor itu diantaranya adalah:
  • Genetika atau gejala bawaan
  • Faktor etnis
  • Gaya hidup yang tidak sehat
  • Sering merokok
  • Kekurangan vitamin B12
  • Kurang gizi
  • Daya tahan tubuh lemah
  • Stress

Banyak orang mungkin berpikir bahwa munculnya uban dapat dengan mudah diatasi dengan mewarnai rambut. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar, karena bahan kimia pada pewarna rambut dapat mengakibatkan efek yang lebih fatal pada rambut, salah satunya adalah kerontokan dan uban permanen. 

Nah cara terbaik untuk mengatasi uban memang tetap dengan metode alamiah, dan untungnya Anda dapat menemukannya dibawah ini.

Tips Mengatasi Rambut beruban di usia Muda Secara Permanen

Seperti yang kami gambarkan tadi, salah satu penyebab rambut beruban di usia muda adalah gaya hidup yang tidak sehat, jadi untuk menghindari timbulnya uban pada rambut, hal utama yang harus anda lakukan adalah Anda harus menjaga gaya hidup Anda dengan pola hidup sehat. 

Berikut ini adalah beberapa tips menghilangkan uban secara permanen tanpa bahan kimia:

1. Kopi

Cara menghilangkan uban yang pertama secara alami dan tidak membutuhkan banyak dana adalah dengan menggunakan kopi. 

Kopi memiliki senyawa yang dapat memperkuat keratin dan meningkatkan produksi enzim katalase.

Gunakan bubuk kopi organik, disarankan utamakan gunakan kopi espresso.

Adapun caranya adalah sebagai berikut:
  1. Pada saat mandi, tuangkan bubuk kopi pada area rambut.
  2. Remas-remas hingga merata.
  3. Tutup rambut dengan plastik shower.
  4. Biarkan selama 20-30 menit.
  5. Basuh perlahan-lahan dan menyeluruh.

Lakukan secara rutin

2. Daun Sage

Dalam bahasa latin, sage berarti ‘menyelamatkan’, dan memang daun sage dapat menyelamatkan Anda dari rambut yang beruban. Sage merupakan tanaman herbal yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan salah satunya adalah dapat menghilangkan uban.

Selain untuk uban, daun sage ini sering dipakai untuk bumbu masakan, khususnya masakan Eropa. Nah untuk menghilangkan uban, Anda dapat melihat panduan cara meramu daun sage sebagai obat penangkal uban 

Berikut cara membuatnya:
  1. Masukan air kedalam panci, biarkan mendidih.
  2. Lalu masukan beberapa helai daun sage.
  3. Biarkan selama 5 menit, lalu matikan api.
  4. Saring air rebusan tersebut.
  5. Dinginkan terlebih dahulu air rebusan daun sage tersebut.
  6. Setelah dingin, basuhkan air rebusan daun sage tersebut pada rambut.
  7. Remas-remas rambut Anda layaknya Anda keramas menggunakan shampo.
Lakukan cara ini minimal seminggu sekali.

3. Pacar Kuku

Pacar kuku atau hena merupakan obat alami yang bisa digunakan untuk menghilangkan uban. Selama ini kita mungkin mengenal hena sebagai tato alami yang biasa ditempelkan di tangan atau kaki. Namun pacar kuku ini juga dapat menghilangkan uban, bahkan secara permanen jika dilakukan secara rutin.

Pacar kuku ini tidak akan merusak kondisi rambut, malah membuatnya semakin kuat. Pacar kuku dapat mengikat keratin dengan sangat powerful, sehingga kondisi rambut selalu dalam keadaan sehat. Nah berikut ramuan pacar kuku yang dapat digunakan untuk mengatasi uban di usia muda.

Bahan ramuan:
  1. Biji hilba, 1 sendok makan
  2. Bubuk pacar kuku, 2 sendok makan
  3. Yogurt, 1 sendok makan
  4. Kemangi, 2 sendok makan
  5. Bubuk kopi, 2 sendok makan

Cara penerapannya adalah:
  • Campurkan seluruh bahan, aduk-aduk hingga mengental, jangan terlalu cair.
  • Oleskan ramuan pacar kuku tersebut pada area rambut beruban.
  • Biarkan selama 2-3 jam, kemudian basuh dengan air bersih.
Lakukan cara ini secara rutin jika ingin hasilnya maksimal.

Demikian tadi tips cara mengatasi rambut beruban di usia muda secara permanen tanpa menggunakan bahan kimia. Selain aman cara diatas juga tidak membutuhkan dana yang mahal sehingga gampang untuk di terapkan. semoga bermanfaat,...!!!

10 Cara Alami Untuk Memutihkan Wajah

By On Januari 18, 2020

Memiliki wajah putih dan cerah bak selebriti merupakan dambaan setiap wanita. Baragam cara banyak di lakukan untuk mendapatkan wajah yang putih dan bersih dari mulai cara yang alami maupun cara yang lainnya.

Beragam obat kimia yang di tawarkan di pasaran yang menjanjikan dapat memutihkan wajah secara cepat, di antaranya ada yang bagus atau malah sebaliknya. Seperti kita ketahui, banyak kosmetik - kosmetik yang tidak terdaftar di BPOM, tang malah merusak kulit.

Oleh karenanya, jika anda tidak mau mengambil resiko dengan memakai jenis kosmetik yang beredar di pasaran maka tidak ada salahnya jika anda memakai cara herbal berikut ini.



Cara Memutihkan Wajah Secara Alami dengan Praktis

Cara ini merupakan cara yang paling aman untuk meminimalisasi efek samping untuk kesehatan kulit. Selain itu, juga tak terlalu banyak menghabiskan banyak waktu. Anda bisa melakukannya pada saat ada waktu luang di rumah.

Jika dilakukan dengan tepat dan rutin, Anda bisa mendapatkan kulit yang putih dan cerah. Tentunya, Anda juga bisa berhemat karena hal ini tak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

Berikut adalah 10 cara alami untuk memutihkan wajah

1. Menggunakan Lemon & Madu

Jika Anda mengalami masalah kulit kusam, masker dari campuran lemon dan madu ini bisa menjadi cara mencerahkan wajah kusam secara alami. Gunakan pemutih wajah alami ini secara teratur, maka kulit Anda akan terasa lebih bersih dan cerah.

Berikut adalah cara membuat masker lemon dan madu untuk kulit muka:
  1. Ambil satu sendok makan perasan lemon dan satu sendok makan madu.
  2. Campurkan kedua bahan tersebut sampai merata.
  3. Oleskan pada wajah dan diamkan selama 15 – 20 menit.
  4. Setelah itu, bilas dengan air sampai bersih, pastikan tidak ada sisa masker yang masih menempel.

Lemon memiliki manfaat yang bagus untuk kulit. Sangat bisa dijadikan pemutih wajah alami, karena kandungan vitamin C di dalamnya mampu meningkatkan produksi kolagen dan meningkatkan elastisitas kulit.

Asam sitrat dalam lemon dapat membantu menghindari timbulnya jerawat dan mengecilkan serta mengencangkan pori-pori kulit. Pemutih wajah alami ini juga bermanfaat untuk menghilangkan flek hitam dan bekas jerawat.

Jika tidak ada lemon, Anda bisa menggantinya dengan jeruk nipis. Cara memutihkan wajah dengan jeruk nipis sama khasiatnya dengan menggunakan lemon.

Sedangkan, madu merupakan anti bakteri alami dan anti inflamasi, sangat bagus untuk mengatasi masalah jerawat. Kaya akan antioksidan yang mampu mengatasi penuaan dini.

Selain itu, madu juga bermanfaat untuk melembabkan kulit. Menggunakannya secara teratur mampu menjadikan kulit menjadi lebih sehat. Bisa juga digunakan sebagai scrub untuk mecerahkan bibir menghitam.

2.  Menggunakan Tomat

Selain digunakan sebagai bahan masakan, tomat bisa digunakan sebagai masker pemutih wajah alami.

Berikut adalah cara menggunakan tomat untuk wajah:
  • Iris tipis satu buah tomat.
  • Tempelkan semua irisan tersebut pada wajah.
  • Diamkan selama 15 menit.
  • Bilas dengan air dingin sampai bersih.

Tomat mempunyai banyak kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan. Tomat mengandung vitamin C dan E serta memiliki kandungan anti bakteri yang dapat membantu menghindari kusam pada muka.

Bagi Anda yang sering sekali terpapar sinar matahari, pastinya punya banyak masalah kulit muka yang di hadapi. Panasnya terik matahari menyebabkannya menjadi mudah terbakar dan meradang. Apalagi bagi yang cenderung memiliki kulit sensitif.

Jangan khawatir, ternyata buah tomat mampu mengatasi permasalahan ini. Ia bisa menjadi pelindung dari sengatan matahari. Caranya mudah, cukup haluskan satu buah tomat segar dan tambahkan sedikit yoghurt.

Campurkan kedua bahan tersebut sampai merata. Jika sudah, oleskan pada bagian muka dan diamkan selama sekitar 15 menit. Kemudian bersihkan muka dengan air dingin sampai bersih. Lakukan secara teratur untuk hasil yang maksimal.

3. Menggunakan Es Batu

Aplikasikan es batu pada wajah Anda, hal ini bagus untuk melancarkan peredaran darah dan mencegah penuaan dini. Juga, lakukanlah sebelum Anda memakai make up, karena akan membantu agar riasan Anda tahan lama.

Namun, sebelum melakukan perawatan ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:
  • Bersihkan wajah sebelumnya.
  • Gunakan sarung tangan agar tidak terkena dinginnya es secara langsung.
  • Lapisi es batu dengan kain, jangan langsung terkena wajah.
  • Jangan lakukan perawatan ini selama lebih dari satu jam, karena akan menimbulkan efek panas di muka.
  • Setiap malam sebelum tidur, cucilah muka Anda lalu lakukan perawatan dengan menggunakan kantong berisi es batu ini. Pijat lembut pada area muka dan leher selama kurang lebih tiga menit.
  • Lakukan secara teratur, sehingga Anda akan mendapatkan hasil yang nyata. Kulit menjadi segar dan terasa kencang. Perawatan es batu ini juga menimbulkan sensasi rileks.

Es batu juga mampu mengatasi mata bengkak, khususnya bagi Anda yang memiliki masalah dengan kantong mata. Bungkus es batu secukupnya dengan kain, kemudian kompres pada bagian mata yang bengkak selama 2 – 3 menit.

Pijat dengan gerakan melingkar. Jika Anda melakukannya secara tepat dan teratur, mata bengkak Anda secara bertahap akan tampak semakin menyusut.

4. Menggunakan Minyak Zaitun

Cara memutihkan wajah secara alami dan cepat selanjutnya adalah dengan menggunakan minyak zaitun. Ambil beberapa tetes minyak zaitun kemudian oleskan pada tulang pipi, seperti ketika Anda memakai blush on.

Minyak zaitun kaya akan vitamin E dan vitamin K yang baik untuk kesehatan kulit. Selain itu, minyak zaitun juga bisa dipakai untuk melembutkan kulit yang kering dan retak-retak, seperti pada siku dan tumit.

Jika Anda kehabisan pembersih make up dan kebetulan mempunyai minyak zaitun, Anda bisa memanfaatkannya. Gunakan minyak zaitun untuk membersihkan sisa-sisa make up.

Membersihkan sisa make up dengan minyak zaitun ini adalah cara yang praktis dan mudah. Namun, jika anda menggunakan kontak lensa, pastikan untuk melepasnya, jangan sampai minyak zaitun mengendap pada lensa kontak Anda.

5. Menggunakan Kentang

Cara alami memutihkan wajah selanjutnya adalah dengan menggunakan kentang. Kentang membantu membuat wajah semakin bersinar dan menambah kecerahan wajah.

Cara memakainya adalah sebagai berikut:
  • Kupas kentang kemudian iris tipis
  • Rendam pada air bersih selama kurang lebih lima menit.
  • Tempelkan beberapa irisan kentang pada wajah secara merata.

Selain biasanya dipakai sebagai bahan masakan, kentang juga bermanfaat untuk kecantikan, terutama bagi Anda yang menginginkan cara memutihkan wajah secara alami.

Kandungan dalam salah satu jenis umbi-umbian ini antara lain adalah vitamin B, vitamin A, vitamin C, kalsium, fosfor, potasium, zat besi, protein, dan serat. Manfaatnya ampuh untuk kulit dan tentunya mudah untuk mendapatkannya.

Vitamin C yang dimilikinya merupakan antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel dan dapat mempercepat penyembuhan infeksi akibat jerawat. Selain itu, kandungan alkalinya juga bermanfaat sebagai bahan alami penghilang jerawat.

5. Menggunakan Susu

Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, apalagi ketika hamil, susu juga bermanfaat untuk kecantikan. Kandungan asam laktatnya dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan membantu pembaharuan sel.

Cara memutihkan wajah secara alami dengan menggunakan susu ini mampu membantu mencerahkan wajah.

Berikut adalah langkah membuat dan mengaplikasikan masker susu pada muka:
  • Tuangkan susu murni segar ke dalam mangkuk.
  • Celupkan kain lembut lalu peras.
  • Aplikasikan pada muka Anda.

Susu juga bermanfaat untuk mengenyalkan wajah. Ambil dua sendok susu murni segar, tuangkan ke dalam mangkuk dan tambahkan satu sendok makan madu serta satu kapsul vitamin E.

Aduk ketiga bahan tersebut secara merata. Kemudian aplikasikan pemutih wajah alami ini ke seluruh muka dan leher. Sebelumnya, cucilah muka terlebih dahulu. Diamkan selama 30 menit, kemudian bilas sampai bersih.

Menggunakan susu sebagai bahan perawatan dan pemutih wajah alami sangat cocok untuk semua jenis kulit. Khususnya kulit berminyak. Susu bisa membersihkan kotoran dan minyak penyebab jerawat dan komedo.

Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, tentunya juga akan lebih pilih-pilih dalam menggunakan produk pembersih muka. Karena tidak semua produk pembersih muka cocok untuk kulit sensitif.

Alternatifnya adalah gunakan cara yang alami, dengan menggunakan susu misalnya. Anda bisa mengaplikasikan masker susu pada kulit muka dengan ditambah bahan alami lain seperti madu atau lidah buaya.

7. Menggunakan Pepaya

Selama ini kita mengenal buah pepaya mempunyai manfaat yang baik untuk membantu melancarkan pencernaan. Namun, ternyata ada manfaat lain yang bagus untuk kulit muka kita.

Pepaya bisa digunakan sebagai masker pemutih wajah alami. Kesehatan kulit akan terawat dengan menggunakan masker tersebut. Kandungan enzim di dalamnya mampu menghalangi serangan radikal bebas.

Enzim pada buah ini juga berguna sebagai anti bakteri. Campurkan pepaya dengan sedikit yoghurt secara merata, kemudian gunakan sebagai masker dan aplikasikan pada muka.

Sebelum mengaplikasikan masker tersebut, Anda harus mencuci muka terlebih dahulu. Pastikan muka Anda bersih dan tidak ada kotoran yang masih menempel.

Kandungan vitamin A yang dimilikinya mampu mengatasi bercak hitam bekas jerawat dan kulit terbakar akibat terpapar sinar matahari. Gunakan campuran masker pepaya dan susu untuk diaplikasikan.

8. Pisang & Putih Telur

Pisang memiliki manfaat yang ampuh untuk kulit wajah. Kandungan yang terdapat didalamnya mampu mengatasi jerawat dan komedo, melembabkan kulit, serta mencegah serangan radikal bebas penyebab penuaan dini.

Berikut adalah cara membuat masker dari kombinasi pisang dan putih telur:
  • Ambil setengah buah pisang dan lumat sampai lembut.
  • Tambahkan satu butir telur, ambil bagian putihnya saja.
  • Campurkan keduanya secara merata lalu oleskan pada wajah.
  • Diamkan selama kurang lebih 15 menit, kemudian bilas sampai bersih.

Kandungan gizi yang ada di dalamnya pun sangat beragam, diantaranya vitamin B, B6, C, magnesium, kalsium, fosfor, dan besi. Dari kandungan tersebut sangat mendukung untuk digunakan sebagai pemutih wajah alami.

Sedangkan putih telur mengandung enzim Lysozyme, riboflavin, protein, kalium, dan magnesium yang baik untuk kesehatan kulit muka. Protein yang terkandung dapat mendukung pertumbuhan sel-sel kulit baru.

Cara memutihkan wajah secara alami menggunakan putih telur membuat muka menjadi lebih bersih, cerah, dan menyamarkan kerutan serta garis halus. Kaliumnya sendiri bermanfaat untuk melembabkan kulit.

Gunakan pemutih wajah alami ini secara teratur dan tepat. Maka, hasilnya untuk kesehatan kulit Anda akan terasa maksimal dan menjadikannya putih bersih seperti wanita Jepang.

9. Menggunakan Ampas Teh

Ritual minum teh setiap pagi sudah menjadi kebiasaan sebagian besar masyarakat Indonesia. Teh mengandung antioksidan yang mampu mecegah kanker dan baik untuk memperlambat penuaan dini.

Jika Anda sudah selesai meminumnya, jangan buang ampas tehnya. Ampas teh tersebut bisa dimanfaatkan sebagai masker pemutih wajah alami. Terutama jika Anda memiliki masalah kulit kusam.

Ampas teh dapat mencerahkan muka Anda karena dapat menghilangkan flek hitam dan mengangkat kotoran akibat debu dan polusi yang menempel pada kulit. Cara memutihkan wajah secara alami ini juga mampu mengangkat sel kulit mati.

Selain itu, ampas teh juga mampu untuk mengatasi masalah jerawat. Caranya, campurkan ampas daun teh dengan sedikit air. Oleskan pada wajah yang berjerawat dan diamkan selama lima menit. Bilas dengan air hangat dan lakukan secara rutin.

10. Menggunakan Kulit Jeruk

Kulit jeruk adalah salah satu cara memutihkan wajah secara alami yang bisa Anda lakukan di rumah. Bahannya pun mudah untuk didapatkan. Selain buahnya bisa dikonsumsi, kulitnya bisa dipakai untuk pemutih wajah alami.

Kulit jeruk memiliki manfaat yang sama dengan kulit apel. Keduanya mempunyai kandungan dan nutrisi yang setara. Kulit jeruk mengandung lebih dari 60% flavanoid dan 170 jenis phytonutrients yang berbeda.

Kandungan tersebut sangat bagus untuk kulit. Karena bahan tersebut mampu menyeimbangkan kondisi kulit dan mengurangi minyak berlebih penyebab jerawat.

Jika dikeringkan dan dijadikan bubuk, ia akan bekerja sebagai eksfoliator. Yaitu mampu mengangkat sel-sel kulit mati, mengatasi komedo, dan membuat muka menjadi lebih berkilau.

Manfaat lainnya adalah jika dipakai sebagai masker, maka dapat membantu menghilangkan noda hitam pada muka dan menyegarkan kembali kulit yang kusam.

Dikenal dengan kandungan vitamin C yang tinggi serta kaya akan antioksidan, hal ini bisa dijadikan pilihan cara memutihkan wajah secara alami.

Berikut adalah cara membuat masker pemutih wajah alami dari kulit jeruk:
  • Jemur kulit jeruk di bawah sinar matahari hingga kering.
  • Haluskan kulit jeruk yang sudah kering tersebut dengan menggunakan mesin grinder atau blender.
  • Jika sudah menjadi bubuk, tuangkan ke dalam mangkuk.
  • Tambahkan susu cair hingga teksturnya mengental seperti pasta.
  • Oleskan pada muka sampai leher selama 30 menit.
  • Bilas masker dengan air sampai bersih.

Lakukanlah perawatan ini secara rutin dan teratur. Cara memutihkan wajah secara alami ini merupakan cara yang mudah dan tak terlalu merogoh kocek terlalu dalam.

Demikian 10 cara alami untuk memutihkan wajah secara alami, semoga bermanfaat.

5 Tips Alami Menghilangkan Tahi Lalat Tanpa Obat dan Operasi

By On Januari 18, 2020

Kecantikan - Pada dasarnya Tuhan menciptakan manusia itu dengan segala keindahan dan kesempurnaannya, tapi tidak sedikit orang yang mengingkarinya bahkan cenderung menolaknya.

Seperti yang satu ini, Tahi Lalat!. Pandangan orang terhadap tahi lalat berbeda - beda, ada yang berpendapat bahwasanya yang namanya tahi lalat dapat mempermanis dan mempercantik paras seseorang tetapi ada pula yang mengatakan kalau saya dia tidak memiliki tahi lalat tentu ia lebih cantik.

Terserah apa pendapat anda, karena semua orang tentunya punya pendapat dan argumentasi yang berbeda - beda.

Meskipun tahi lalat bukan merupakan indikasi sebuah penyakit tertentu, tetapi beberapa orang lebih memilih untuk menghilangkan benjolan berwarna hitam atau coklat ini.


Secara ilmiah, tahi lalat merupakan kondisi dimana kulit terlalu banyak memproduksi kadar melanocytes, sehingga terjadi depigmentasi pada kulit wajah. Kulit yang tadinya normal akhirnya berubah menjadi hitam atau coklat, dan terkadang melembung hingga menjadi bulatan kecil.

Biasanya tahi lalat ini dimiliki oleh remaja dan perempuan yang melahirkan, terutama karena adanya ketidakstabilan hormon. Selain itu, paparan sinar UV juga dapat menstimulasi munculnya tahi lalat pada kulit.

Jika anda adalah sebagian orang yang berpendapat bahwasanya tahi lalat itu kurang indah dan ingin menghilangkannya, berikut kami jabarkan cara alami dan aman untuk di lakukan untuk menghilangkannya.

Berikut 5 langkah mudah, alami dan yang pasti aman untuk menghilangkan tahi lalat

1. Perasan Nanas

Pada kondisi tertentu, tahi lalat terlihat tidak cocok dengan tubuh, sehingga harus dihilangkan. Salah satu cara menghilangkan tahi lalat yang paling efektif adalah dengan menggunakan krim yang terbuat dari perasan nanas dan garam laut. Mengapa nanas?

Nanas memiliki kandungan enzim yang sangat banyak, dan enzim dapat mengikis pertumbuhan melanocityes sehingga tahi lalat bisa hilang dengan sendirinya. Perasan nanas dapat mengembalikan pigmen kulit menjadi normal kembali.

Nah agar lebih powerful, Anda dapat mengkombinasikan perasan nanas dengan garam laut. Nanas dan garam laut bukanlah bahan-bahan yang susah untuk didapatkan betul kan? Caranya sangat mudah, tinggal kombinasikan perasan lemon dan garam laut, lalu oleskan pada tahi lalat. Biarkan selama beberapa jam, hingga hasilnya maksimal.

2. Madu

Madu dikenal sebagai obat berbagai macam jenis penyakit, salah satunya dapat menghilangkan tahi lalat. Jadi selain manis dan enak, madu juga ternyata dapat mengatasi tahi lalat yang Anda miliki.

Madu memiliki kandungan antifungal dan antibakterial yang sangat berguna dalam menghilangkan tahi lalat. Namun untuk menghilangkan tahi lalat, sebaiknnya gunakan madu organik, jangan gunakan madu yang ada di pasaran.

Caranya sangat mudah, tinggal oleskan madu organik pada tahi lalat. Lakukan cara ini berulang kali, hingga hasilnya bisa lebih maksimal.

3. Kulit Pisang

Banyak orang menyangka kulit pisang hanya sekedar sampah dan tak ada gunanya, padahal kandungannya tidak kalah hebat dengan buahnya (baca: manfaat buah pisang). Kulit pisang memiliki kandungan enzim yang dapat digunakan untuk menghilangkan tahi lalat.

Cara pengaplikasiannya cukup mudah, tinggal tempelkan bagian dalam dari kulit pisang pada area tahi lalat, lalu rekatkan dengan plester. Biarkan kulit pisang menempel beberapa jam, lalu buka kembali plester. Jadi bagi Anda yang ingin menghilangkan tahi lalat, sebaiknya setelah makan pisang, jangan dibuang ya kulitnya.

4. Bawang Putih

Bawang putih tidak hanya berkhasiat mengusir vampir (hanya di film-film), namun juga dapat menghilangkan tahi lalat dengan sangat efektif. Untuk mendapatkan bawang putih ini tentunya sangat mudah, Anda tinggal melangkahkan kaki ke dapur Anda.

Sama seperti perasan nanas, bawang putih juga memiliki kandungan enzim yang berguna untuk menghentikan pertumbuhan melanocytes. Bawang putih ini sangat efektif, terutama untuk mengatasi tahi lalat yang tidak menonjol.

Cara pengaplikasiannya sangat mudah, tumbuk 1 siung bawang putih hingga halus, lalu oleskan pada tahi lalat. Eits namun ingat ya, oleskan terlebih dahulu Vaseline di area sekitar tahi lalat, karena bawang putih dapat menyebabkan efek terbakar. Biarkan mengering selama beberapa jam, atau Anda dapat mengoleskannya sebelum tidur.

5. Cuka Apel

Cara menghilangkan tahi lalat lainnya yang bisa Anda coba adalah dengan cuka apel. Cuka apel atau apple cider vinegar memiliki kandungan asam yang dapat meluluhkan pigmentasi pada tahi lalat.

Dengan mengoleskan cuka apel setiap hari, Anda tidak hanya dapat menghilangkan tahi lalat, namun juga dapat mencegah terjadinya depigmentasi dikemudian hari. Namun sebelum mengoleskannya, sebaiknya pastikan diri Anda tidak alergi terhadap cuka apel.

Untuk mengecek apakah Anda alergi atau tidak adalah dengan cara menempekan sedikit cuka apel pada kulit, nah jika terasa pedih berarti Anda alergi cuka apel. Untuk menghilangkan tahi lalat, tinggal oleskan cuka apel pada tahi lalat, dan biarkan selama beberapa jam.

Demikian tadi beberapa tips alami yang dapat di gunakan untuk menghilangkan tahi lalat, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda.

Sumber:
http://www.arwini.com/cara-menghilangkan-tahi-lalat/

Hindari ini! 8 Kebiasaan Buruk Pemicu Munculnya Jerawat

By On Januari 18, 2020

Ingin
Memiliki Wajah Bersih dan Terhindar dari Jerawat?

Hindari
8 Pemicu Timbulnya Jerawat Berikut Ini!

Memiliki wajah bersih bersinar tanpa adanya jerawat merupakan dambaan setiap orang, tidak hanya kaum hawa tetapi juga para kaum adam.

Tapi pernahkah anda berpikir, kenapa orang lain bisa memiliki wajah bersih tanpa adanya jerawat sedangkan saya tidak, Apa yang salah?

Hanya sebagian orang saja yang memikirkan apakah yang menyebabkan jerawat bisa muncul. Yang sering ditemui justru banyaknya orang yang sebal dengan keadaan tersebut tanpa mengetahui kebiasaan buruk yang telah memicu tumbuhnya jerawat di wajah.


Mengetahui kebiasaan apa saja yang memicu timbulnya jerawat merupakan hal yang perlu. Mengapa demikian? Pasalnya, dengan memahaminya, paling tidak kita dapat meminimalkan kebiasaan tersebut untuk menjaga kondisi wajah tetap sehat dan tentunya terbebas dari jerawat.

Untuk Anda yang masih memiliki wajah berjerawat, pada postingan kali ini kami akan menunjukkan beberapa kebiasaan buruk yang dapat memicu tumbuhnya jerawat.

Apa Sajakah Kebiasaan Buruk Yang Dapat
Memicu Tumbuhnya Jerawat?

Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk penyebab tumbuhnya jerawat:

1. Pemakaian Kosmetik yang Tidak Cocok

Munculnya jerawat dapat dikarenakan oleh pemakaian kosmetik yang tidak cocok dengan karakter kulit seseorang. Beberapa kosmetik bisa menyebabkan terjadinya iritasi pada wajah.

Pasalnya, di dalam kosmetik terdapat zat-zat kimia yang tidak selalu cocok dengan jenis kulit setiap orang. Ketidakcocokan tersebut akan menjadi pemicu tumbuhnya jerawat pada wajah kita.

2. Jarang Membasuh Keringat di Wajah

Keringat memang tidak dapat dijauhkan dari tubuh, termasuk juga wajah. Mengucurnya keringat di wajah sebaiknya segera dibasuh dengan memakai tissue, ataupun kain yang bersih.

Jarang membasuh keringat yang ada di wajah dan membiarkannya menempel dalam waktu yang cukup lama akan menjadi salah satu pemicu tumbuhnya jerawat.

Bakteri yang ada pada keringat juga dapat menyebabkan kulit kita menjadi iritasi. Maka dari itu, hindari rasa malas untuk membasuh keringat, agar kulit kita pun dapat terjaga dengan baik.

3. Jarang Membersihkan Wajah dari Make Up

Kegiatan selanjutnya yang memicu jerawat bersarang di wajah ialah jarang membersihkan wajah dari make up. Banyak orang, terlebih adalah wanita, setiap harinya tidak lepas dari make up yang menempel pada wajah.

Nah, pemakaian alat kosmetik pada wajah pun harus dijaga kebersihannya. Disaat malam hendak tidur, jangan lupa untuk membersihkan wajah anda dari make up yang sebelumnya Anda pakai. Apabila tidak dibersihkan, make up di wajah dapat menyumbat pori-pori dan berpengaruh terhadap jerawat yang akan datang.

4. Kebiasaan Memegang Kulit Wajah

Kebiasaan untuk memegang wajah merupakan salah satu hal yang memicu timbulnya jerawat juga. Ketika tangan kita memegang wajah, belum tentu tangan kita dalam keadaan bersih. Bisa saja ketika memegang wajah, tangan masih dalam keadaan berdebu.

Keadaan tangan yang belum bersih itu akan mengakibatkan kuman menempel ke wajah dan akhirnya mengundang tumbuhnya jerawat. Hindari kebiasaan tersebut supaya jerawat jarang mampir di wajah anda. Apalagi menyentuh jerawat yang sedang muncul di wajah, hindari hal tersebut.

5. Terlalu Sering Cuci Muka

Mencuci muka merupakan salah satu kebiasaan yang baik, dimana mencuci muka berfungsi untuk membersihkan wajah kita. Akan tetapi, apabila kegiatan tersebut terlalu sering untuk dijalani justru akan menyebabkan kulit wajah kita tidak sehat.

Mencuci wajah yang terlalu sering akan menjadikan produksi kelenjar minyak pada kulit wajah mengalami kenaikan. Maka dari itu, untuk menghindari munculnya jerawat pada wajah, cukuplah untuk mencuci muka dua kali sehari.

6. Terlalu Banyak Pikiran

Jerawat dapat timbul dikarenakan kadar hormon stres yang ada dalam diri terlalu banyak. Di saat keadaan kita yang sedang banyak pikiran, produksi hormon tersebut akan mengalami peningkatan. Sehingga akan memicu tumbuhnya jerawat.

Untuk dapat menjaga kondisi wajah tetap bersih, sehat dan bebas jerawat, maka Anda sangat disarankan untuk dapat mengontrol pikiran agar tidak timbul stres.

7. Waktu Tidur Sedikit atau Sering Tidur Larut Malam

Seseorang yang jarang tidur atau sering tidur larut malam akan mudah menemui stres. Nah, stres sendiri merupakan salah satu pemicu timbulnya jerawat. Maka dari itu, jangan biarkan kebiasaan buruk tersebut terus dilakukan jika tak ingin jerawat bandel hinggap di wajah.

Selain menjadi pemicu timbulnya jerawat, waktu tidur yang sedikit atau begadang yang terlalu sering juga akan menjadikan jerawat di wajah akan semakin parah. Mengapa demikian?

Disaat seseorang memiliki waktu minim untuk istirahat, hal tersebut akan memaksakan tubuh untuk meningkatkan produksi hormon insulin. Meningkatnya hormon insulin tersebut akan membuat jerawat pun dengan mudah muncul di wajah anda.

8. Santapan Makanan yang Kurang Tepat

Beberapa menu makanan yang mengandung gula, atau makanan yang berjenis gorengan akan membuat kadar gula darah dalam diri kita mengalami kenaikan. Terlalu seringnya mengonsumsi santapan yang kurang tepat ini akan memicu pertumbuhan jerawat.

Untuk mengatasi hal tersebut, kami sangat menyarankan untuk mengkonsumsi makanan yang tidak memiliki kadar gula.

Nah demikian tadi beberapa kebiasaan buruk yang harus anda ubah jika ingin memiliki wajah bersih yang bebas dari jerawat. Sekian informasi yang dapat kami berikan untuk anda semoga bermanfaat!

Noda Hitam Bekas Jerawat? Hilangkan dengan 7 Cara Alami Berikut!

By On Januari 18, 2020

Kecantikan - Untuk sebagian orang menghilangkan noda hitam bekas jerawat adalah sesuatu yang susah di lakukan, hal itu terjadi karena sebetulnya mereka tidak mengetahui caranya dan hanya mengandalkan kosmetik dan obat - obatan kimia saja.

Sebetulnya ada cara yang lebih manjur dan efektif untuk mengatasi noda hitam bekas jerawat selain dengan kosmetik dan obat - obatan kimia, Apa dan bagaimanakah cara tersebut?

Cara yang dapat di lakukan selain menggunakan kosmetik dan obat - obatan kimia adalah dengan cara herbal atau alami dengan menggunakan bahan - bahan dari alam.

Bahan - bahan dari alam dari dulu sudah di percaya dan di gunakan untuk berbagai pengobatan baik untuk kesehatan maupun kecantikan.


Berikut ini adalah cara alami yang dapat di gunakan untuk mengatasi noda hitam bekas jerawat:

1. Putih Telur

Bahan alami pertama yang kami anjurkan untuk mengatasi permaslahan bekas jerawat ini adalah dengan menggunakan Putih telur. Telur yang kami anjurkan digunakan adalah telur ayam.

Adapun langkah - langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Langkah pertama pisahkan antara putih telur dan kuning telur.
  2. Kemudian putih telur yang telah dipisahkan tadi oleskan pada kapas yang bersih. 
  3. Kapas yang telah dilumuri dengan putih telur kemudian dioleskan secara merata ke seluruh permukaan wajah (prioritaskan wajah yang memiliki noda hitam bekas jerawat). 
  4. Diamkan hingga putih telur tersebut mengering kemudian bilas dengan air bersih. 

untuk mendapatkan hasil yang maksimal lakukan secara rutin seminggu 3 kali.

2. Masker Lidah Buaya

Lidah buaya atau Aloe vera telah dikenal sangat lama oleh bidang kosmetik. Dimana lidah buaya merupakan salah satu bahan alami yang terbukti khasiatnya untuk kecantikan. Mulai dari bermanfaat untuk kesehatan kulit, sampai dengan kesehatan rambut. Lidah buaya juga bermanfaat untuk menyamarkan noda hitam bekas jerawat.

Saat ini sudah cukup banyak gel lidah buaya yang siap pakai. Namun, untuk anda yang ingin memperoleh hasil optimal, gunakanlah tanaman lidah buaya asli, jangan memakai gel lidah buaya yang sudah dalam kemasan. 

Adapun cara pemakaiannya cukup mudah, yaitu sebagai berikut:
  1. Potong daun lidah buaya dari tanamannya. Mengenai banyaknya, sesuaikan dengan kebutuhan Anda. 
  2. Kemudian kupas kulitnya lalu cuci bersih sampai  tidak ada getahnya, karena yang akan anda gunakan hanya gelnya saja
  3. Setelah gel sudah diambil, remas gel lidah buaya dan oleskan pada wajah di daerah yang terdapat noda hitam bekas jerawat, dan biarkan kurang lebih selama 15 menit. 
  4. Langjkah terakhir basuh wajah dengan air bersih. 

Lakukanlah langkah ini secara rutin dan bertahap setiap hari.

Selain cara di atas lidah buaya juga bisa di buat masker lidah buaya, untuk membuatnya hampir sama seperti cara diatas yaitu :
  1. Potong daun lidah buaya dan dibersihkan gelnya dari getahnya, 
  2. Kemudian haluskan bisa dengan di remas, di tumbuk ataupun di parut. 
  3. Setelah dihaluskan campurkan dengan minyak zaitun. jika dirasa lidah buaya dan minyak zaitun telah tercampur silahkan masuk ke langkah selanjutnya, yaitu;
  4. Melumuri wajah seperti menggunakan masker. 
  5. Setelah kering cuci wajah hingga bersih.

Lakukan ini rutin setiap malam sebelum anda tidur, minimal 3x seminggu dan lihat hasilnya.

3. Kulit Mentimun

Cara lain untuk membasmi noda jerawat yang membandel yaitu dengan Menggunakan kulit mentimun. Adapun caranya adalah sebagai berikut:
  1. kupaslah sebuah mentimun dan siapkan kulit mentimun secukupnya. 
  2. setelah itu gosokkan pada bagian wajah yang memiliki bercak noda flek hitam jerawat.

mentimun yang telah dikupas tersebut jangan di buang tetapi kami anjurkan untuk dimakan karena salah satu yang menyebabkan buah mentimun ini sebagai pembasmi jerawat adalah kandungan silika (zat kolagen) yang memberikan manfaat untuk memutihkan kulit wajah serta mencerahkannya.

4. Perasan Air Lemon

Salah satu bahan alami lainnya yang dipercaya bermanfaat untuk menghilangkan noda hitam bekas jerawat ialah air perasan lemon.

Anda tinggal menyiapkan satu buah lemon saja, lalu potong dan peras kedalam sebuah wadah. Oleskan perasan buah lemon tersebut ke wajah dengan memakai kapas ataupun kain bersih. Diamkan sekitar 20 menit, lalu basuhlah wajah dengan air.

Lakukanlah secara rutin juga untuk mendapatkan hasil yang optimal. Dengan mengoleskan perasan air lemon di wajah ini juga akan bermanfaat untuk menghilangkan sel sel kulit mati dan akan memicu pertumbuhan sel kulit baru yang kemudian noda bekas jerawat di wajah akan semakin samar.

5. Gosokan Es Batu

Es batu adalah cara yang paling mudah dan simple untuk mengatasi noda hitam bekas jerawat secara alami. Anda bisa langsung menempelkan es batu pada bagian wajah anda yang baru saja kehilangan jerawat. 

Gosokanlah kurang lebih 15 sampai dengan 20 menit. Selain menghilangkan noda hitam bekas jerawat, dengan menempelkan es batu, jerawat yang baru saja hilang tak lagi mengalami pembengkakan serta pengecilan di pembuluh darah.

6. Bekas Ampas Teh

Usai membuat teh, kerap kali kita langsung saja membuang ampasnya. Namun, ternyata ampas teh merupakan salah satu bahan yang dapat menyamarkan noda hitam bekas jerawat. 

Caranya tidak sulit, ampas teh cukup ditempelkan di bagian wajah yang terdapat bekas jerawat. Diamkanlah sekitar 10 sampai dengan 15 menit agar kandungan bisa meresap. Setelah itu barulah buang ampas teh dan cucilah wajah anda dengan air bersih.

7. Madu

Madu juga merupakan satu bahan alami yang terbukti mempunyai khasiat untuk kecantikan. Salah satu khasiatnya adalah mengatasi masalah jerawat. Madu bermanfaat untuk mengilangkan jerawat membandel di wajah, sekaligus juga menghilangkan bekas jerawat.

Madu yang mempunyai sifat lembut akan mengurangi iritasi yang dialami oleh kulit. Kemudian kandungan anti bakteri yang terdapat didalam madu bisa untuk menyamarkan noda yang diakibatkan oleh jerawat.

Selain itu, madu juga dipercaya dapat untuk menjadikan kulit lebih lembut dan mulus. Cara pemakaiannya pun sangatlah mudah. Anda hanya perlu mengoleskan madu di wajah anda dan diamkan cukup lama. Setelah itu barulah bilas dengan air bersih.

Dari kesekian tips tersebut langkah yang paling mudah adalah dengan mengkonsumsi air yang banyak, sayur-sayuran dan buah-buahan yang kaya dengan protein. disamping untuk dapat menghidari jerawat hal tersebut dapat menjaga kesehatan tubuh anda.

Demikian langkah Alami yang dapat anda gunakan untuk mengatasi noda hitam bekas jerawat, semoga informasi ini bermanfaat!.

Tips Menyusui Bagi Ibu - Ibu Yang Sedang Berpuasa

By On Januari 18, 2020

Puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah yang wajib ditunaikan oleh semua umat muslim, yang sudah akil baligh, Tak terkecuali untuk ibu - ibu yang lagi menyusui. Namun Islam sedikit memberi kelonggaran untuk ibu yang sedang menyusui untuk tidak berpuasa namun ia wajib menggantinya dilain hari atau bisa juga dengan membayar fidyah.

Bagi ibu hamil dan menyusui jika tidak berpuasa karena khawatir karena kesehatannya sendiri, maka dia menganggap seperti orang yang lagi sakit. Jadi untuk mengganti puasa seperti halnya orang sakit, yaitu dengan menggantinya di hari lain.



Namun jika ibu hamil dan menyusui tidak berpuasa karena khawatir akan bayinya, maka akan dianggap seperti orang tua yang tidak mempunyai kemampuan untuk melakukan puasa jadi cara menggantinya pun seperti cara orang tua yakni dengan membayar fidyah.

Lalu bagaimana jika ibu menyusui ingin melaksanakan ibadah puasa? 

Pada dasarnya selama keadaan ibu serta bayinya yang sehat, maka boleh untuk berpuasa. Tapi jika si ibu merasa khawatir akan kesehatan bayinya seperti produksi ASI berkurang, kekurangan gizi, dan sakit, maka Islam memberi kelonggaran dan menyarankan untuk tidak berpuasa.

Berikut ini adalah beberapa Tips Aman untuk Ibu menyusui yang ingin berpuasa

Pada saat berpuasa, jadwal dan pola makan berubah drastis, namun hal tersebut bukan berarti nutrisi serta asupan makanan yang dimakan juga ikut berubah secara drastis.

Paling terpenting bagi ibu menyusui yakni sangat dianjurkan untuk makan 3X sehari dan jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang memiliki gizi yang seimbang serta semua nutrisi akan tercukupi untuk sang ibu dan bayinya.

Asupan makanan yang mengandung gizi seimbang yang memiliki komposisi karbohidrat sebanyak 50%, protein sebanyak 30 % dan juga lemak sebanyak  20%.

Agar produksi ASI selama sang ibu berpuasa masih tetap lancar dan tentunya berkualitas berikut ini adalah tipsnya:

1. Konsumsi makanan yang bisa mempelancar ASI

Beberapa makanan ternyata sangat dipercaya bisa memperlancar ASI seperti sayuran dan buah-buahan seperti buah pepaya, jambu air, semangka, daun katuk, kecambah, dan juga daun pepaya.

Bagi ibu hamil bisa mengonsumsi salah satu makanan tersebut agar produksi ASI pada saat berpuasa tetap lancar.

2. Penuhi asupan makan dengan gizi seimbang

Ibu yang sedang menyusui tentunya membutuhkan banyak kalori yakni sekitar 700 kalori perharinya.

Oleh sebab itu sangat penting bagi ibu hamil untuk selalu memperhatikan asupan makanan dengan gizi yang seimbang agar kebutuhan gizi sang ibu dan buah hati masih tetap terpenuhi.

3. Konsumsilah banyak cairan ketika berpuasa dan sahur

Pada saat berpuasa tentunya selama sehaian penuh tidak makan dan minum, oleh sebab itu sebaiknya konsumsilah air putih kurang lebih 2 liter dengan ditambahi beberapa jenis cairan lainya.

Adapun jenis cairan lainya seperti jus buah, susu dan juga teh hangat. Dengan mengonsumsi segelas susu saat sahur mampu mengurangi beberapa ancaman anemia bagi ibu yang sedang menyusui.

Selain itu ketika berbuka, hindari untuk minum air es, sebaiknya minumlah air hangat agar bisa merangsang kelancaran ASI.

4. Istirahat yang cukup

Ketika berpuasa merasa lemas mungkin hal tersebut lumrah terjadi terlebih lagi jika yang berpuasa adalah ibu menyusui.

Jika terasa lemas, cobalah untuk beristirahat sejenak dengan cara tidur santai dan relax agar pikiranpun akan tenang.

Seperti yang kita ketahui bahwa jika payudara sang ibu sering dihisap oleh sang bayi, akan semakin besar pula produksi ASI yang dihasilkan.

Oleh karena itu sebaiknya selama menjalankan ibadah puasa sang ibu tetaplah rajin untuk menyusui agar ASI yang dikeluarkan tetap lancar.

Demikian beberapa tips untuk ibu menyusui yang ingin tetap berpuasa, ikuti tips di atas agar produksi ASI tetap lancar untuk buah hati anda. Semoga bermanfaat.

Sumber Referensi:
http://www.arwini.com/tips-puasa-ramadhan-bagi-ibu-menyusui

Rajin Berjemur Matahari Bisa Mencegah Asma Kambuh, Kok Bisa?

By On Januari 18, 2020

Berdasarkan keterangan dari WHO selaku badan kesehatan dunia, bahwasanya pengidap penyakit Asma di dunia mencapai lebih dari 235 juta orang. 

Gejala penyakit asma sering kali kambuh dan muncul secara tiba-tiba. Sampai detik ini, kebanyakan dari semua jenis obat asma yang beredar dipasaran hanya bersifat meredakan gejala serta mengontrol
gejalanya saja.

Nah,Sebetulnya untuk mengatasi dan mencegah penyakit Asma kambuh tidak mesti mengkonsumsi obat, Vitamin D merupakan suplemen obat yang bisa membantu anda mengurangi risiko terkena serangan asma. Banyak sekali penelitian di dunia yang menunjukkan bahwasanya khasiat dari vitamin D tidak hanya sekedar menjaga kekuatan tulang saja, tetapi bisa juga untuk mencegah supaya asma tidak kambuh.



Manfaat vitamin D sebagai obat asma supaya asma tidak kambuh

Vitamin D adalah salah satu vitamin yang bertanggung jawab untuk menjaga daya tahan tubuh secara keseluruhan. Asupan vitamin D yang mencukupi setiap hari dapat meningkatkan respon sistem imun terhadap virus yang memicu serangan asma, sekaligus meredakan respon peradangan yang berbahaya.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Lancet Respiratory Medicine membuktikan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D di samping obat asma dapat mengurangi risiko serangan asma sebesar 50 persen. Penelitian ini mencakup 955 orang yang memiliki asma tingkat sedang dan membutuhkan steroid untuk obat asma mereka.

Setelah rutin mengonsumsi suplemen vitamin D, peneliti melaporkan bahwa frekuensi partisipan untuk bolak-balik ke rumah sakit dan rawat inap karena kambuhnya serangan asma parah kini jauh berkurang. Selain itu, mengonsumsi suplemen vitamin D juga menurunkan penggunaan steroid sebagai pengobatan asma. 

Pemberian steroid ini biasanya digunakan untuk mencegah asma, bukan untuk meredakan gejalanya saat serangan sedang terjadi. Penelitian ini juga melaporkan bahwa tidak adanya efek samping dari suplemen vitamin D.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut apakan suplemen vitamin D ini dapat memberikan efek yang sama pada orang yang memiliki asma, yang belum membutuhkan terapi steroid untuk mengontrol asmanya. Juga, masih belum diketahui apakah suplemen vitamin D dapat menurunkan risiko serangan asma akut di semua pasien atau hanya pada pasien yang memang kekurangan vitamin D.

Dari mana harus mendapatkan asupan vitamin D?

Vitamin D bisa ditemukan dari berbagai macam hal. Tetapi, 80% vitamin D yang dibutuhkan tubuh berasal dari sinar matahari. Tubuh Anda akan memproduksi vitamin D secara otomatis ketika terpapar sinar matahari.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Anda hanya perlu terpapar sinar matahari setidaknya 5 sampai 15 menit di lengan, tangan, dan wajah, setidaknya dua sampai tiga kali dalam seminggu tanpa menggunakan tabir surya. Untuk wilayah Indonesia, waktu berjemur yang direkomendasikan adalah mulai pukul 10 pagi hingga jam 2 siang.

Selain sinar matahari, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin D dari makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Beberapa makanan yang diketahui mengandung vitamin D tinggi adalah minyak ikan cod, salmon, tuna, sarden, kuning telur, hati sapi, susu, jamur kancing, dan sebagainya.

Selain beragam makanan dan minuman yang sudah disebutkan di atas, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin ini dari suplemen. Bagi sebagian orang, suplemen vitamin D mungkin dapat membantu mencukupi asupan vitamin tersebut yang dibutuhkan tubuh. Jangan lupa, sebelum mengonsumsi suplemen, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter untuk mendapatkan petunjuk mengenai konsumsi suplemen tersebut dengan tepat.

Jenis - Jenis Makanan Penambah Sperma

By On Januari 18, 2020

Salah satu unsur pokok untuk mendapatkan keturunan selain kuasa tuhan adalah kualitas sperma anda. Jumlah sperma yang sedikit dan tidak berkualitas bisa menghambat Anda menjadi seorang ayah. Tapi hal itu mungkin bisa diatasi dengan mengkonsumsi makanan penambah sperma.

Menurut penelitian, pola makan yang buruk bisa menurunkan produksi serta kualitas sperma Anda. Agar kinerja sperma saat proses pembuahan berjalan optimal, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan penambah sperma kaya nutrisi yang bisa membantu merangsang produksi sperma yang berkualitas.


Berikut adalah 4 jenis makanan penambah sperma yang mungkin bisa meningkatkan sekaligus memperbaiki kualitas sperma Anda:

Makanan yang mengandung asam folat

Asam folat adalah nama lain dari vitamin B9. Menurut penelitian, pria yang kekurangan vitamin ini sulit memproduksi sperma yang berkualitas. Anda bisa mendapatkan asam folat dari sayuran hijau,sereal, kacang-kacangan, dan buah-buahan sitrus (lemon, jeruk mandarin, dan jeruk nipis).

Makanan dengan antioksidan yang tinggi

Zat antioksidan bisa membantu meningkatkan pergerakan sperma dan mencegahnya mengalami kerusakan. Anda bisa mendapatkan asupan antioksidan dari anggur, buah beri (blueberi, stroberi, dan raspberi), sayuran hijau (bayam, selada, dan brokoli), wortel, ubi manis, kacang-kacangan, teh, dan makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh.

Makanan mengandung selenium

Menurut penelitian, mengonsumsi makanan mengandung selenium bisa merangsang tubuh untuk memproduksi sperma yang sehat. Sumber terbaik selenium bisa ditemui pada kacang Brazil. Namun jika sulit menemukan kacang ini, Anda bisa mendapatkan selenium dari ikan tuna, sarden, udang, daging sapi, hati sapi, daging ayam, nasi merah, telur, bayam, dan oatmeal.

Makanan yang kaya akan zinc

Mengonsumsi cukup zinc mencegah infertilitas akibat sperma yang menggumpal. Untuk mengambil manfaat itu, Anda bisa mengonsumsi makanan mengandung zinc yang dapat ditemui pada tiram, kepiting, lobster, daging sapi, dan daging ayam

Sperma yang Anda keluarkan saat ejakulasi, misalnya pada hari ini, dibentuk sejak tiga bulan yang lalu. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan penambah sperma setidaknya selama masa pembentukan sperma ini.

Hindari Pemicu Rusaknya Sperma

Ada berbagai macam hal yang dapat memicu kerusakan pada kualitas sperma. Jika Anda ingin memiliki sperma yang sehat dan ingin segera memiliki momongan, ada baiknya Anda menghindari pemicu tersebut.

Berikut adalah hal - hal yang dapat memicu rusak dan menurunnya kualitas sperma:
  • Stres
  • Mengonsumsi alkohol
  • Menggunakan narkoba
  • Merokok
  • Obesitas
  • Sering terpapar radiasi atau sinar X
  • Memakai celana terlalu ketat
  • Bersepeda terlalu lama
  • Sering mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan-bahan kimia, seperti pestisida
  • Sering berendam di dalam air panas atau duduk terlalu lama sehingga suhu testikel naik

Jadi jika anda sedang melakukan program untuk mendapatkan momongan maka anda perlu mempersiapkan sperma yang berkualitas dengan mengkonsumsi makanan penambah sperma dan

jangan lupa, hindari segala sesuatu yang jadi pemicu rusaknya sperma Anda.

Agar usaha untuk mendapatkan momongan dapat berjalan maksimal, sarankan istri Anda untuk mengkonsumsi makanan penyubur kandungan dan menjalani gaya pola hidup sehat.

8 Hal Yang Bisa Menyebabkan Anda Keguguran

By On Januari 18, 2020

Sebagai seorang wanita, khususnya ibu - ibu yang sedang hamil hal yang paling di takutkan adalah mengalami keguguran, apalagi jika ibu - ibu tersebut adalah pasangan pengantin baru yang sedang menantikan kehadiran datangnya buah hati yang pertama.

Keinginan untuk memiliki momongan yang di berengi dengan berbagai macam usaha, jika anda para bunda tidak berhati - hati bisa gagal hanya karena kurangnya pengetahuan  mengenai cara merawat kehamilan dengan baik sehingga menyebabkan anda keguguran.

Oleh sebab itu, untuk menambah wawasan para bunda semua dalam menjaga kehamilan, berikut beberapa poin yang bisa jadi penyebab terjadinya keguguran, di antaranya sebagai berikut:

1. Rahim yang terlalu lemah

Hal pertama yang bisa menjadi penyebab ibu hamil dapat mengalami keguguran  adalah karena kondisi rahim yang terlalu lemah. Dinding rahim adalah tempat dimana menempelnya embrio, Jika dinding rahim lemah maka menjadi sangat rentan untuk bisa menopang berat dari embrio tersebut. 

Oleh sebab itu, bagi para bunda yang memang memiliki kondisi seperti ini sebaiknya para bunda semua memperbanyak waktu istirahat, hingga usia kehamilan para bunda berada di atas 22 minggu.


Ada beberapa hal yang sebaiknya jangan para bunda lakukan jika memang memiliki kandungan lemah, seperti :
  1. Gergerak terlalu berlebihan
  2. Berjalan terlalu lama atau jauh
  3. Perbanyak istirahat, bahkan Dokter kandungan menyarankan untuk istirahat full selama 22 minggu
  4. Stress yang berat

2. Kondisi badan kurang fit

Pengaruh kondisi badan yang kurang fit pada ibu hamil ini tentunya bisa karena berbagai macam faktor, seperti suhu dan cuaca. Perubahan-perubahan tersebut tentunya akan membuat ibu hamil mudah terserang penyakit, seperti batuk pilek, pusing, dan demam tinggi. Karena memang, saat hamil itu kondisi tubuh mengalami penurunan imun.

Kalau kondisi ibu hamil masih juga menurun dan semakin menurun, maka itu pun akan sangat rentan mengalami keguguran.

Tips pencegahan :
  • Ibu hamil diharapkan untuk rutin mengkonsultasikan kehamilannya ke Dokter setiap bulannya
  • Cobalah untuk mengikuti saran dari Dokter dengan mengkonsumsi vitamin dan juga obat penguat kandungan
  • Lakukan hidup sehat
  • Hindari stres

3. Mengidap kondisi atau penyakit tertentu

Adanya penyakit tertentu yang sedang dialami oleh ibu hamil juga menjadi salah satu hal yang bisa menyebabkan keguguran. Maka dari itu, untuk mencegah hal ini terjadi pada keluarga Anda, lakukanlah pemeriksaan kesehatan sebelum Anda dan pasangan mulai melakukan program rencana kehamilan.

Jika, memang kondisi rahim bagus, sel telur pun bagus, maka kemungkinan untuk hamil yang sehat bisa lebih besar.

Penyakit yang bisa menjadi penyebab keguguran pada ibu hamil, antara lain :
  • Tokso yang dibawa oleh virus toksoplasma
  • Campak yang dibawa oleh virus Rubella
4. Tidak tahu kalau sedang hamil

Biasanya para wanita yang baru pertama kali hamil tidak mengetahui kalau dirinya itu memang sedang hamil. Tapi, banyak juga ibu hamil akan sadar kalau ternyata usia kandungannya tersebut sudah menginjak 3 bulanan.

Karena ketidaktahuan tersebut, biasanya ibu hamil kurang merawat diri, mengkonsumsi segala makanan penyebab keguguran, dan melakukan aktivitas atau kegitan yang bisa menyebabkan keguguran. Ada juga beberapa ibu hamil, yang malah mengkonsumsi pil KB dan tidak tahu kalau dirinya sedang hamil, sehingga sampai mengalami keguguran.

Tips pencegahan:
  • Ketahuilah tanda-tanda kehamilan sejak dini dengan melakukan test kehamilan

5. Usia di bawah 20 tahun

Tidak hanya wanita yang berusia di atas 30 tahun saja yang memiliki resiko besar mengalami keguguran. Wanita dengan usia muda atau di bawah dari 20 tahun pun rentan mengalami keguguran saat hamil.

Karena, wanita dengan usia yang lebih muda seperti ini biasanya memiliki kondisi rahim yang masih belum terlalu matang. Sehingga belum siap untuk menopang embrio yang sudah dibuahi tersebut.

Tips pencegahan :
  • Lakukan pemeriksaan rutin ke Dokter kandungan
  • Konsumsi vitamin atau obat penguat kandungan berdasarkan resep dari Dokter Kandungan

6. Usia di atas 30 tahun

Usia pada ibu hamil sangatlah berpengaruh terhadap kehamilannya. Usia wanita yang rentan mengalami keguguran itu adalah yang berusia di atas 30 tahun.

Maka dari itu, pada wanita yang usianya sudah menginjak angka tersebut, sebaiknya lakukan konsultasi kehamilan dengan Dokter kandungan kalau memang ingin hamil lagi.

Kondisi ini pun tidak akan terjadi pada kehamilan pertam, tapi bisa juga pada kehamilan yang berikutnya loh Bun! Jadi, Bunda harus tetap waspada.

Tips pencegahan:
  • Sangat penting untuk melakukan konsultasi dengan Dokter kandungan terlebih dulu, jika Anda ingin hamil di usia di atas 30 tahun. Kalau pun Anda sudah hamil, maka Anda harus rutin melakukan pemeriksaan ke Dokter kandungan untuk mengetahui kondisi kesehatan janin dan tubuh Anda.

7. Adanya Infeksi

Kondisi berikutnya yang bisa menjadi penyebab keguguran pada ibu hamil itu adalah infeksi. Infeksi ini sendiri ada berbagai macam penyebabnya, misalnya infeksi HPV atau jamur.

Ibu hamil yang positif mengalami infeksi HPV maka ini bisa menyerangan kandungan, sehingga resiko keguguran pun lebih tinggi.

Dan, untuk infeksi jamur bisa menempel pada lapisan rahim, sehingga bisa menyerang rahim dan mengalami keguguran.

Tips pencegahan :
  • Hindari mengkonsumsi makanan mentah, seperti daging mentah atau pun setengah matang
  • Hindari pula telur setengah matang
  • Pastikan semua makanan dicuci bersih dan steril sebelum diolah dan dikonsumsi
  • Jangan lakukan kontak langsung secara fisik dengan hewan peliharaan

8. Gaya hidup

Yang terakhir adalah gaya hidup, di mana hal ini memang cukup banyak yang tidak memperhatikannya. Banyak wanita sulit untuk menerapkan pola hidup sehat sehari-hari, bahkan saat hamil. Padahal, gaya hidup ini sangatlah berpengaruh terhadap kondisi kehamilan.

Gaya hidup yang bisa menjadi penyebab keguguran pada ibu hamil itu antara lain adalah sebagai berikut :
  • Merokok
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol
  • Mengkonsumi obat-obatan yang tidak dianjurkan oleh Dokter
  • Tidak menjaga pola tidur atau istirahat setiap harinya

Demikianlah hal - hal yang dapat menyebabkan anda keguguran, oleh sebab itu untuk para bunda harap waspadalah dalam menjaga anugrah titipin tuhan yang di berikan kepada anda. Semoga sedikit artikel dalam postingan ini bermanfaat untuk anda semua!

Keluhan Umum Yang Biasa Terjadi Di Trimester Ketiga Kehamilan

By On Januari 18, 2020

Untuk ibu hamil, menjalani periode kehamilan harus melalui 3 tahapan yang biasa disebut dengan trimester. Tiga Tahapan tersebut yaitu trimester pertama, trimester kedua, dan trimester ketiga. 

Dari masing-masing trimester memiliki kondisi dan keluhan - keluhan tersendiri yang akan dilalui oleh para ibu hamil. Untuk pembahasan kali ini kami fokuskan untuk keluhan pada trisemester ketiga kehamilan.

Keluhan kehamilan Pada trimester ketiga

Trimester ketiga adalah saat yang paling penting bagi ibu hamil, kenapa? karena pada masa ini, ibu hamil harus sudah bersiap-siap untuk menjalani masa persalinan yang sudah kian sangat dekat.


Di trimester ketiga ini, biasanya muncul berbagai macam keluhan yang di alami oleh para ibu - ibu hamil. Apa sajakah keluhan itu, berikut uraiannya:

1. Konstipasi

Keluhan yang pertama ini memang terbilang cukup sering dialami oleh para ibu hamil, saat usia kehamilannya menginjak 7 bulanan.

Keluhan ini sebenarnya adalah hal normal dialami oleh para ibu hamil, yang mana disebabkan oleh kondisi rahim dan janin yang semakin membesar, sehingga akan terus mendorong bagian usus ke arah samping dan terhimpit.

Untuk bisa mengatasi permasalahan ini, maka ibu hamil perlu mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan serat tinggi, dan memperbanyak minum air putih, sekurang-sekurangnya itu 8 gelas setiap hari atau setara dengan 2 liter air.

2. Nyeri punggung

Keluhan kedua yang juga termasuk umum dialami oleh ibu hamil dan masih tergolong normal adalah nyeri pada bagian punggung. Tekanan pada daerah punggung ini memang akan semakin terasa saat usia kehamilan menginjak trimester ketiga.

Di mana kondisi ini kemungkinan besar disebabkan oleh pergesaran dari tulang punggung ibu hamil dan juga membuat ligamen yang melekat pada tulang-tulang itu menjadi mengendur. 


Semakin tua usia kehamilan Anda, maka ibu hamil tentunya akan lebih sering mengalami sensasi-sensasi pinggul seperti ini, dan itu adalah kondisi normal.

3. Sering mengalami pusing

Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh kadar gula dalam darah yang rendah. Kondisi ini pun kadang terjadi saat ibu hamil menjalani aktivitas yang berlebihan dan juga saat berdiri secara tiba-tiba setelah duduk atau baring lama. Bahkan, kondisi ini pun bisa membuat ibu hamil sampai pingsan.

Untuk bisa megnatasi kondisi tersebut, maka ibu hamil sebaiknya memperbanyak waktu istirahat, hindari gerakan yang tiba-tiba, dan pastikan mengkonsumsi makanan dengan kandungan gizi yang tinggi.

4. Perubahan pada buah dada

Buah dada (payudara) pada ibu hamil yang menginjak usia trimester ketiga kehamilan itu pastinya akan semakin membesar. Hal ini pun kondisi normal dan tidak perlu untuk Bunda khawatirkan.

Ada pula beberapa ibu hamil yang sudah mulai memproduksi ASI dan bisa juga sampai bocor. Makanya, ada beberapa ibu hamil yang biasanya terlihat basah pada daerah dadanya.

5. Nyeri pada selangkangan

Kondisi ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang di atas, akan tetapi, nyeri pada selangkangan ibu hamil di usia kehamilan trimester ketiga ini baru terjadi saat ibu hamil bersin, tertawa keras, berbalik, mengubah posisi, dan batuk.

Kondisi ini terjadi karena adanya peregangan pada ligamen yang menempel pada rahim dan juga panggul ibu hamil. Trik untuk mengatasinya itu adalah dengan mengatur atau pun merubah posisi tubuh agar bisa meringankan rasa sakit tersebut.

6. Nyeri pada organ genital

Di trimester ketiga ini, para ibu hamil juga akan mengalami nyeri pada bagian organ genitalnya. Hal ini pun terbilang normal terjadi, karena kondisi rahim dan janin yang semakin membesar, sehingga harus menekan serviks dan juga leher rahim.

7. Sering buang air kecil

Kalau Anda mengalami kondisi ini, maka sebaiknya jangan mengurangi asupan air minumnya ya! Karena, sering buang air kecil saat hamil itu juga adalah kondisi yang wajar dan umum di alami oleh para ibu hamil.

Di mana kondisi terjadi akibat adanya peningkatan dari tekanan pada kantung kemih ibu hamil. Janganlah coba-coba untuk menahan kencing Anda, karena itu bisa menimbulkan gangguan kesehatan lainnya seperti, infeksi pada saluran kemih sehingga bisa memicu kontraksi dini.

Lambung terasa nyeri dan panas : Tekanan dari perut dan rahim yang menuju ke bagian atas, akan membuat lambung sering merasakan nyeri dan panas. Kondisi ini biasanya dipengaruhi karena posisi tidur yang salah. Untuk itu, silahkan Anda baca artikel kami sebelumnya yang berjudul “posisi tidur yang aman dan nyaman untuk ibu hamil“.

8. Dehidrasi

Kondisi yang satu ini biasanya merupakan pertanda kalau tubuh Anda itu kekurangan asupan cairan. Cara mengatasinya itu cukup dengan memperbanyak mengkonsumsi air putih setiap harinya.

Hal ini pun berkaitan dengan kondisi pertama di atas, yaitu konstipasi yang salah satu penyebabnya adalah dehidrasi.

9. Merasa kesal, atau sedih tiba-tiba

Hal ini pasti sering Anda rasakan saat usia kehamilan sudah menginjak trimester ketiga. Hal ini pun akan menimbulkan perasaan yang campur aduk, sehingga kadang memperlihatkan kondisi senang, sedih, depresi, sampai sering marah-marah. Perubahan tersebut bisa terjadi karena adanya kondisi hormonal yang meningkat saat hamil.

Itulah beberapa macam keluhan yang sering dialami oleh para ibu - ibu hamil pada masa trisemester ketiga, jadi untuk para bunda jangan kaget yah jika mengalami hal semacam itu.

Share arikel ini di medsos anda,...!!!

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *